Rabu, 07 Juli 2010

Kyon Ki


Tayangan drama India kali ini kisahnya berawal dari Kolonel

Khurana, yang merupakan seorang warga India pergi ke London

. Setelah ia berhasil memperoleh kekayaan, maka ia pun pulang ke India dan

mendirikan sanatorium untuk orang gila.

Didalam usahanya tersebut, ia mempekerjakan

putrinya, Tanvi, sebagai seorang dokter jiwa. Selain itu, ia juga mempekerjakan Dr. Sunil.

Disana, Tanvi merawat pasien wanita berusia 36 tahun yang bernama Shobhna Mathur. Setelah diperhatikan, wanita ini ternyata mirip ibunya yang telah meninggal dunia.

Hingga akhirnya Shobhna pun bisa sembuh. Namun sayangnya wanita ini tidak menyadari akan kasih sayang yang diberikan oleh Tanvi, sehingga Tanvi pun jadi kecewa dan berjanji tak mau terlalu dekat dengan pasien manapun.

Terlebih disana ada seorang pasien bernama Anand J. Sharma. Tapi keadaan justru malahan membuat Tanvi dan Anand menjadi dekat, dan keduanya bisa jatuh cinta.

Tapi sayangnya ayah Tanvi telah memilih pria lain bernama Karan, dan tidak mau mengambil resiko bila Tanvi menikah dengan mantan pasiennya. Apalagi Anand tertuduh atas kasus pembunuhan terhadap tunangannya.

Bagaimana akhir kisahnya?

Senin, 05 Juli 2010

Chori Chori Chupke Chupke


Tentu saja kabar

kehamilan Priya ini menggembirakan seluruh anggota keluarga mere

ka. Kakek Raj, Kailashnath Malhotra (Amrish Puri) dan ayah Raj, Ranjit Malh

otra (Dilip Tahil) paling bahagia karena mereka memang mengharapkan adan

ya keturunan Raj sebagai pewaris kerajaan bisnis mereka. Sayangnya kebah

agiaan Raj dan Priya tidak berlangsung lama karena Priya yang bermain olahr

aga kriket, mengalami kecelakaan sehi

ngga keguguran. Mereka pun bertambah shock karen

a kecelakaan tersebut juga menyebabkan rahim Priya terinfeksi sehingga terpaksa diangkat. Akibatnya Priya tidak akan pernah punya anak lagi.

Raj dan Priya tidak berani memberitahukan keadaan Priya kepada kakek dan ayah Raj. Namun mereka tetap berusaha mendapatkan keturunan untuk memenuhi harapan keluarga Malhotra. Oleh karena itu, muncul ide Priya bahwa mereka menyewa wanita lain untuk mengandung dan melahirkan bayi Raj. Wanita yang terpilih pasangan tersebut adalah Madhubala (Preity Zinta), seorang pelacur cantik dari Mumbai. Tergiur dengan penawaran uang yang sangat banyak dari Raj dan Priya, tanpa panjang pikir pelacur tersebut yang dipanggil Madhu itu memenuhi permintaan aneh itu.

Agar rencana Raj dan Priya tidak diketahui oleh keluarga mereka, maka mereka membawa Madhu pergi ke Swiss. Sayangnya timbul komplikasi karena Madhu yang telah hamil tua tiba-tiba menyadari bahwa ia menginginkan hidup baru dan tidak mau kembali lagi pada kehidupan lamanya sebagai pelacur. Madhu menyadari kebahagiaannya adalah menjadi ibu. Tidak hanya itu, ia jatuh cinta kepada Raj sehingga berharap bisa menjadi istri sah Raj. Susahnya, Priya seolah-olah memberi angin kepada Madhu sehingga Raj dibuat kelabakan dan bingung harus berbuat apa.

Salman Khan
Aktor yang memerankan Raj adalah seorang aktor papan atas Bollywood, yakni Salman Khan. Aktor terkenal kelahiran Bombay, India pada 27 Desember 1965 ini adalah anak seorang penulis terkenal, Salim Khan. Salman Khan juga merupakan aktor seangkatan dengan aktor Bollywood terkenal lainnya, Shahrukh Khan, memulai kariernya di dalam film kelas B yang berjudul "Biwi Ho To Aisi" (1988). Namun berkat kepercayaan Sooraj Barjatya dari perusahaan Rajshri Productions kepada Salman untuk membintangi film produksi perusahaannya, film "Maine Pyar Kiya" (1989).

Ternyata film tersebut yang juga dibintangi bintang temuan Rajshri lainnya, Madhuri Dixit, berhasil mencetak box office pada waktu itu, padahal Salman sempat dicemoohkan oleh para pelaku perfilman. Sejak itulah, Salman banyak membintangi film-film top Bollywood, namun sayangnya tingkah lakunya yang arogan dan kasar terutama pada pers sehingga Salman sempat diboikot oleh pers. Akibatnya kariernya sempat terpuruk di tahun 1993 -1994, untunglah sekali lagi masih ada seorang mempercayainya. Siapa lagi kalau bukan penemunya, Sooraj Barjatya. Salman pun membintangi film karya Sooraj, yakni "Hum Aapke Hai Koun" (1994) yang juga kembali dibintangi oleh Madhuri Dixit.

Ternyata usaha keras Sooraj tidak sia-sia karena film tersebut ternyata berhasil mencetak kesuksesan yang bahkan melampau film Sooraj sebelumnya "Maine Pyar Kiya". Salman pun kembali terangkat ke jajaran aktor papan atas Bollywood, namun kali ini ia mengurangi sikap arogannya dan lebih percaya diri daripada sebelumnya. Banyak film terkenal Bollywood yang dibintangi Salman sejak itu, termasuk film Bollywood yang terkenal ke seluruh dunia yakni "Kuch Kuch Hota Hai" (1998) serta film "Chori Chori Chupke Chupke" (2001). Untuk tahun 2002 ini, ia membintangi dua film yang berjudul "Tumko Na Bhool Paayenge" (2002) dan "Hum Tumhare Hain Sanam".

Akankah keluarga Malhotra akhirnya mengetahui rencana Raj dan Priya itu ? Apa yang akan terjadi kepada Raj, Priya dan Madhu selanjutnya ?

Chak De! India


Kisah drama

olahraga Bollywood ini menampilkan megastar Shah Rukh Khan sebagai Kabir Khan, mantan kapten tim na

sional hoki India yang dipaksa mundur secara mengenaskan lantaran gagal membuat gol

sehingga India kalah dari Pakistan dalam final pertandingan Piala Dunia. Bahkan ia dicurigai se

ngaja mengalah kepada tim lawannya lantaran condong pada Pakistan

atas kesamaan agama yang dianutnya.

Tidak heran jika Kabir

dianggap pengkhianat oleh semua orang termasuk timnya sendiri. Akibatnya Kabir dan ibunya yang janda harus bersembunyi selama 7 tahun sebelum akhirnya muncul kembali ke permukaan ketika pemerintah India membentuk sebuah tim nasional hoki wanita untuk bertanding dalam piala dunia hoki wanita. Ingin menebus kegagalannya di masa lalu dan juga membuktikan dirinya bukanlah pengkhianat, Kabir menawarkan diri untuk menjadi pelatih tim hoki wanita India.

Karena tidak ada kandidat pelatih lain yang bersedia, akhirnya tawaran Kabir pun diterima. Banyak hambatan yang harus dihadapi Kabir dalam melatih tim wanita tersebut antara lain harus menghadapi 16 pemain yang berasal dari negara-negara bagian India yang berbeda dan suka membawa semangat kedaerahan serta juga masalah komunikasi lantaran perbedaan bahasa. Belum lagi hambatan dari pejabat olahraga India yang tidak suka kehadiran tim hoki wanita itu.

Gaya pelatihan dengan disiplin keras oleh Kabir membuat para anggota tim wanita membencinya. Terutama salah satu pemain tim yaitu Bindia Naik yang memutuskan tidak mau berpartisipasi lagi dalam tim kecuali jika Kabir mundur dari posisinya sebagai pelatih sehubungan sebuah tuduhan hubungan asmara antara Kabir dengan Vidya Sharma yang diangkatnya sebagai kapten tim tersebut. Padahal Vidya sebentar lagi akan menikah dengan pria lain.

Akankah Kabir berhasil membuat tim hoki wanita India melaju dalam turnamen piala dunia hoki wanita yang diikuti oleh tim-tim tangguh negara lain?

Kamis, 01 Juli 2010

Pyare Mohan



Menjadi pahlaw

an ternyata tidak hanya milik orang-orang yang mem

iliki anggota badan lengkap, namun penyandang cacat pun

bisa menjadi pahlawan, bahkan mendapatkan gadi

s cantik. Plot kisah itulah yang ingin disuguhkan dalam film komedi Sinema India Indosiar pekan ini yang bertajuk "Pyare Mohan" (2006).

Film yang dibesut oleh dua sutradara Indra Kumar dan Kookie Gulati ini mengisahkan tentang dua pria penyandang cacat bersahabat yang namanya sesuai judul film tersebut, yaitu Pyare (Fardeen Khan) dan Mohan (Vivek Oberoi). Lantaran mengalami kecelakaan, Pyare buta sedangkan Mohan tuli. Walau begitu mereka yang berprofesi aktor itu tetap bahagia walau memiliki disabilitas.

Hanya saja Pyare dan Mohan berdua punya keinginan yaitu mendapatkan kekasih yang bisa mencintai dan bisa menerima mereka dengan apa adanya. Mereka lalu jatuh cinta kepada dua gadis cantik kakak beradik Malhotra yang cantik, Preeti (Esha Deol) dan Piya (Amrita Rao). Sayangnya kedua gadis cantik tersebut tidak membalas cinta mereka karena hanya menganggap Pyare dan Mohan sebagai teman belaka dan juga tidak ingin dibebani oleh kecacatan mereka.

Suatu hari ketika terbang ke Bangkok untuk show, tanpa sengaja Preeti dan Piya mendengar seorang penumpang pesawat mereka mengaku kepada seorang pendeta yang juga penumpang bahwa dia adalah Don Tony Fernandes (Booman Irani) yang tidak lain bos kriminal India. Tony sebelumnya telah disangka tewas oleh bom, ternyata bersembunyi di Bangkok bersama adik lelakinya, Tiny (Snehal Dabi). Khawatir rahasianya bocor, Tony membunuh pendeta tersebut dan menimpakan kejahatannya kepada Preeti dan Piya lantaran mereka juga telah mendengar rahasianya.

Akibatnya kedua gadis yang tidak bersalah itu ditahan polisi Thailand dan jika diputuskan bersalah, mereka akan digantung mati. Pyare dan Mohan yakin Preeti dan Piya tidak bersalah sehingga langsung pergi ke Bangkok untuk menyelamatkan mereka dari penjara. Tentu saja Tony tidak tinggal diam dan langsung mengejar mereka, begitu pula pihak kepolisian Thailand yang merasa kecolongan karena tahanan mereka dibawa kabur oleh Pyare dan Mohan.

Seperti apa aksi Pyare dan Mohan dalam menyelamatkan kedua gadis yang mengundang tawa lantaran kelucuan yang disebabkan disabilitas mereka? Akankah kisah mereka berakhir dengan bahagia?

Jab We Met

Kisahnya dimulai dengan Aditya Kashyap (Shahid

Kapoo

r), seorang pengusaha yang sedang depre

si karena bisnisnya sedang menurun tajam.

Depre

si Aditya pun makin bertambah begitu menghadiri pesta

perkawinan seorang wanita yang sangat dicin

tainya. Berusaha melarikan diri dari kenyataan yang menyakitkan itu, Aditya akhirnya tanpa panjang pikir menaiki sebuah kereta api malam. Dalam kereta api tersebut, ia bertemu Geet Dhillon (Kareena Kapoor), seorang gadis cantik namun memiliki hobi berbicara.

Jika Aditya naik kereta api tanpa tujuan, maka Geet hendak meninggalkan Mumbai untuk pulang ke kota asalnya, Bhatinda, Punjab. Pada awal pertemuan mereka, kecerewetan Geet membuat Aditya merasa sebal karena gadis tersebut sibuk berbicara tentang dirinya yang hendak kawin lari bersama kekasihnya, Anshuman (Tarun Arora). Rupanya keluarga Geet hendak mengawinkan gadis tersebut dengan teman masa kecilnya, Manjeet padahal Geet tidak mencintainya.

Karen tidak tahan lagi kecerewetan Geet, Aditya pun turun di tengah perjalanan dan Geet pun berusaha membujuknya kembali ke kereta api. Namun ketika mereka akhirnya kembali ke stasiun, ternyata kereta telah meninggalkan mereka. Tanpa uang dan bagasi yang terbawa kereta, Geet pun meminta Aditya bertanggung jawab untuk mengantarkannya pulang ke Bhatinda. Walau harus berjalan kaki, menaiki bus, taksi serta kereta onta, perjalanan mereka yang melalui daerah pedalaman India Utara ini ternyata menyenangkan dan damai.

Ketika akhirnya sampai ke rumah Geet, orang tua Geet mengira Aditya adalah kekasih putri mereka. Namun sebelum kesalahpahaman itu dapat diselesaikan, Geet kabur kepada kekasihnya, Anshuman. Aditya sendiri yang mulai merasa hidup kembali pun pulang ke Mumbai dengan tujuan membangkitkan bisnisnya serta menata hidupnya. Pada suatu hari orang tua Geet datang berkonfrotasi dengannya, lantaran mengira Geet bersamanya. Kaget mendengar Geet tidak pernah pulang ke rumah, Aditya pun berkeputusan mencari gadis tersebut.

Bagaimana Aditya berusaha mencari Geet? Apa yang akan terjadi selanjutnya pada m

Jodhaa Akbar

film buatan tahun

2007 ini dibintangi dua megabin

tang Bollywood yang sedang top, Hrithik Roshan dan Aishwarya Rai.

Kisahnya yang konon berdasarkan kisah seja

rah walau ada beberapa bagian kisahnya dibantah oleh para sejarawan, yaitu kisah cinta yang mengh

aru-birukan hati dari seorang penguasa legendaris kekaisaran Muslim Mughal yang berkuasa di India pada abad ke-16, yaitu Maharaja Akbar (Hrithik) dengan istrinya yang beragama Hindu, Jodhaa (Aishwarya).

Perkawinan antara Akbar dan Jodhaa yang merupakan putri kerajaan bangsa Rajput, Amer pada awalnya adalah perkawinan politik demi persekutuan antara dua kerajaan tersebut, namun menjelma menjadi kisah cinta yang sesungguhnya. Namun perjalanan kisah cinta tersebut tidak mudahlah karena dibumbui berbagai intrik politik dan nafsu terhadap kekuasaan, apalagi pada awalnya Jodhaa merasa terpaksa menikahi Akbar.

Kisahnya berkisar ketika Raja Bharmal (Kulbhushan Kharbanda) dari kerajaan Amer (Rajput) mewariskan tahtanya kepada Rajmumar Baghwan Das (Divijay Purohit), bukannya Sujamal (Sonu Sood), keponakan Bharmal, yang merasa adalah pewaris sah tahta Amer. Tidak heran Sujamal marah dan meminta bantuan dari Sharifuddin Hussain, saudara ipar dari Jalaluddin Muhammad Akbar alias Maharaja Akbar dari kekaisaran Mughal. Khawatir diserang oleh Sujamal, maka Bharmal langsung mendekati Akbar sendiri.

Bharmal menawarkan putri Bharmal, Jodhaa Bai untuk dinikahi Akbar disambut dengan baik karena Akbar bisa memperluas wilayah kekuasaannya yang memang telah membentang luas dari Afghanistan, Hindustan (India) hingga Teluk Bengal. Jodhaa yang bersifat keras dan galak ini memberikan dua syarat berat yang harus dipenuhi Akbar untuk kelangsungan perkawinan mereka. Akbar ternyata menyanggupi dua syarat tersebut.

Seperti apa dua syarat Jodhaa yang harus dipenuhi Akbar? Bagaimana perjalanan perjalanan cinta Akbar dan Jodhaa yang penuh lika-liku itu?

Golmaal: Fun Unlimited


Pengen menyaksikan aksi bintang Bolywood yang bisa membuat Anda terbahak-bahak? Kalau begitu jangan lewatkan Sinema India satu ini yang bertajukGolmaal: Fun Unlimited hasil besutan Rohit Shetty pada tahun 2006. Yang menarik karena salah satu bintang utamanya adalah aktor Ajay Devgan yang lebih populer sebagai aktor jagoan dan selalu serius dalam perannya, ternyata bisa menyajikan akting yang membuat Anda terpingkal-pingkal.
Kisah film ini berkisar pada kehidupan empat pria muda yaitu Gopal (Ajay Devgan), Lucky (Tusshar Kapoor), Madhav (Arshad Warsi) dan Laxman (Sharman Joshi). Laxman sebenarnya adalah mahasiswa pandai namun tidak bisa mendapatkan nilai baik gara-gara selalu terlibat dalam kenakalan Gopal, Lucky dan Madhav. Ketiga teman itu menggunakan kamar kos Laxman untuk melakukan kenakalan mereka.
Tidak hanya Laxman pun ditekan ketiga teman itu melakukan serangkaian penipuan kecil-kecilan agar bisa mendapatkan uang untuk hidup mereka. Sayangnya ulah Laxman itu ketahuan sehingga dipecat dari kampusnya. Bahkan Laxman, Gopal, Lucky dan Madhav pun terpaksa lari dari kos lantaran tidak bisa membayar uang kos itu. Keempat pemuda nakal itu kemudian menemukan sebuah bungalow yang didiami oleh pasangan kakek-nenek yang buta.

Agar bisa tinggal di bungalow pasangan tua buta itu, mereka berpura-pura menjadi Sameer, cucu mereka yang tinggal di Amerika. Laxman yang menjadi tubuh Sameer, sedangkan Gopal yang menyuarakan sang cucu. Dadaji, sang nenek buta benar-benar menyangka Saamer telah bersamanya. Sebenarnya suaminya, si kakek buta tahu benar kalau keempat pemuda itu bukan cucu mereka karena sudah lama tahu bahwa Sameer bersama ayah-ibunya telah tewas di Amerika dalam kecelakaan lalu lintas di Amerika beberapa tahun lalu, namun tidak mau memberitahu istrinya.

Di sisi lain, tetangga pasangan buta itu, yaitu Nirali (Rimi Sen) yang cantik itu membuat keempat pemuda itu jatuh cinta dan bersaing memenangkan hati sang gadis. Namun Nirali hanya memberi tanggapan dingin.
Sementara itu, seorang bandit bernama Babli (Sanjay Mishra) ingin merampas harta karun yang konon tersimpan di bungalow pasangan buta tersebut. Namun usaha Babli untuk masuk ke bungalow selalu digagalkan tanpa sengaja oleh Laxman dan kawan-kawannya.

Apa yang terjadi selanjutnya ketika sang nenek buta itu akhirnya tahu kebenaran tentang cucunya ity? Siapa yang akan berhasil merebut hati Narili?